8 Fakta Unik Royal Vault, Brankas Peti Mati Kerajaan Inggris

Jakarta, CNBC Indonesia – Kerajaan Inggris punya tradisi unik terkait pemakaman. Ketika anggota keluarga Kerajaan meninggal, peti mati mereka akan ditempatkan di Royal Vault, semacam brankas Kerajaan yang berada di bawah Kapel St George, Kastil Windsor, sekitar satu jam dari London.

Saat prosesi pemakaman untuk Ratu Elizabeth pada Senin, 19 September lalu, peti matinya diturunkan ke dalam Royal Vault lewat sebuah lubang, diiringi dengan lantunan ayat Alkitab yang dilafalkan oleh Dean of Windsor. Setelah itu, Garter King of the Arms mengucapkan gelar Ratu Elizabeth yang panjang. Prosesi ini mengakhiri upacara publik yang dipersembahkan untuknya.

Ada sejumlah versi berbeda yang menjelaskan sejarah Royal Vault dan isi di dalamnya. Berikut adalah fakta-fakta misterius seputar Royal Vault yang dirangkum CNBC Indonesia:

1. Dibangun lebih dari 200 tahun lalu

Royal Vault dibangun wsb tahun 1804 dan 1810 atas perintah Raja George III.

Anggota keluarga Kerajaan yang pertama kali menempati brankas pemakaman itu adalah Princess Amelia, putri bungsu Raja George III yang meninggal dunia pada 1810. Namun, sumber lain menyebut bahwa penghuni pertama Royal Vault adalah Ratu Charlotte, istri Raja George III, yang wafat pada 1818.

2. Menggantikan Biara Westminster

Royal Vault, yang terletak di bawah Kapel St George, dipilih untuk memakamkan Keluarga Kerajaan, menggantikan Biara Westminster. Brankas pemakaman ini bisa berfungsi sebagai tempat peristirahatan permanen atau sementara, sebelum dipindahkan ke tempat peristirahatan terakhirnya. 

Baca Juga :  Koki Istana Ungkap Menu Wajib Ratu Elizabeth Sejak Balita

3. Bisa menampung hingga 44 peti mati

Ruang pemakaman ini disebut bisa menampung hingga 44 peti mati. Meski demikian, ada informasi berbeda mengenai jumlah anggota keluarga Kerajaan yang saat ini menempati brankas pemakaman itu.

Sebagian menyebut bahwa ada 24 anggota Kerajaan Inggris yang ditempatkan di sana, termasuk Putri Amelia, Raja George III, Putri Sophia, Ratu Charlotte, dan Raja William IV. Sementara itu, laporan Firstpost menyebut sebanyak 32 peti mati ditempatkan di rak-rak berbatu, sementara 12 lainnya ditaruh di tengah ruangan.

4. Bentuk Royal Vault hingga kini masih misterius




Foto: Ilustrasi tahun 1884 dari majalah The Graphic yang menggambarkan Royal Vault di bawah kapel St George, Kastil Windsor. I(lustrasi dari majalah The Graphic, volume XXIX, n 750, 12 April 1884 melalui Getty Images)

Tak ada yang mengetahui pasti seperti apa isi di dalam Royal Vault. Pada 1884, Majalah The Graphic membuat ilustrasi untuk menggambarkan isi dalam ruang pemakaman Kerajaan yang misterius tersebut.

5. Dilengkapi lift otomatis

Secara tradisional, ketika seorang anggota keluarga Kerajaan meninggal, peti matinya diturunkan ke dalam brankas melalui lubang di lantai Kapel St George.

Namun, di era modern, penurunan peti mati melalui lubang tersebut sudah menggunakan bantuan mesin lift otomatis, seperti yang terlihat di pemakaman Ratu Elizabeth II belum lama ini. 

6. Berbentuk ruangan berkubah 

Media lokal Inggris, The Sun, menyebut bentuk Royal Vault berupa ruangan berkubah yang berlapis batu, berukuran sekitar 25×7 meter, dengan altar kecil di ujungnya.

Di setiap dinding ada rak untuk menyimpan peti mati dan ada gerbang besi. Di dalamnya juga terdapat alas tempat peti mati terbaru ditempatkan, menunggu pemindahan ke rak samping atau penguburan terakhir di tempat lain.

7. Diterangi lampu minyak

Royal Vault awalnya diterangi lampu minyak. Menurut laporan The Sun, baru pada awal abad ke-20 ruangan itu dilengkapi dengan lampu listrik. 

8. Tidak bisa dikunjungi 

Tidak ada pengunjung yang diizinkan masuk ke dalam Royal Vault. Namun, turis dapat menghadiri kebaktian gratis di Kapel St. George pada hari biasa. Kebaktian ini juga terbuka untuk mereka yang telah membeli tiket ke Kastil Windsor.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Tak Dikubur di Tanah, Begini Cara Ratu Elizabeth Dimakamkan

(hsy/hsy)