Anda Terinfeksi BA.4-BA.5 Atau Flu Biasa? Ini Cara Bedakannya

Jakarta, wsb – Masyarakat perlu mewaspadai gejala Omicron BA.4 dan BA.5. Sebab, kedua subvarian ini diyakini lebih menular dibandingkan strain asli maupun varian lainnya.

Tidak hanya itu, inkubasinya hanya membutuhkan waktu 1 sampai 3 hari untuk memicu gejala, lebih cepat dibanding varian Omicron sebelumnya yang membutuhkan hingga 5 hari sampai timbul gejala. 

Menurut epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengacu pada data di negara lain seperti Portugal, pasien dengan infeksi subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang belum divaksinasi Covid-19 dosis lengkap mengalami gejala yang hampir mirip dengan varian Delta. Salah satunya, kehilangan kemampuan mencium bau atau anosmia.

“Ada kehilangan penciuman, rasa lelah. Pada kasus yang berat bisa seperti Delta mengalami harus ke rumah sakit,” ujarnya.

Selain itu, subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 juga lebih cepat menginfeksi. Ini merupakan karakter yang diwariskan oleh strain aslinya, yakni Omicron BA.1. 

Apa yang membedakannya dengan flu biasa?

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan menjelaskan jika flu jarang disertai dengan nyeri tenggorokan atau tenggorokan gatal. Sementara dua gejala tersebut banyak ditemukan pada varian Omicron.

Ia menerangkan, gejala yang khas pada omicron adalah hidung tersumbat atau rinore, batuk, nyeri tenggorokan, terutama tenggorokan gatal.

“Memang sedikit mirip dengan [gejala] flu,” ujarnya dalam Seminar Daring berjudul Super-immunity and Implication on New Variant of Covid-19″, beberapa waktu lalu.

“Namun jarang flu biasa itu nyeri tenggorokan dan jarang tenggorokan gatal, flu biasanya adalah pilek dan kadang-kadang disertai batuk.” imbuhnya.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Ciri Kolesterol Tinggi Terlihat Jelas di Kaki, Sudah Cek?

Baca Juga :  Tanda Kolesterol Tinggi Terlihat dari Mata, Sudah Pernah Cek?

(hsy/hsy)