Apakah Vaksin Covid-19 Membatalkan Puasa? Ini kata MUI!

Jakarta, wsb – Program vaksinasi terus dipercepat. Namun timbul pertanyaan, bagaimana jika seseorang mendapat suntikan vaksin saat berpuasa? Apakah puasanya batal?

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengatakan MUI telah mengeluarkan fatwa yang menjelaskan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa.

“Hukumnya MUI sudah mengeluarkan fatwa untuk tidak membatalkan puasa saat dia puasa dan vaksinasi,” jawab Amirsyah dalam sebuah diskusi.

Suntikan vaksin berarti memasukkan cairan ke dalam tubuh, tetapi mengapa tidak dianggap membatalkan puasa?

Amirsyah mengungkapkan ada dua alasan mengapa vaksinasi di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa, yaitu:

  1. Jangan masuk dari rongga yang membatalkan puasa
  2. Ada kebutuhan yang kita perlukan untuk menjaga kesehatan fisik kita

Ketentuan apakah vaksin tersebut membatalkan puasa atau sudah tertuang dalam Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Undang-Undang Vaksinasi COVID-19 Saat Puasa.

Dengan adanya program vaksinasi dan booster COVID-19, umat Islam dihimbau untuk tetap mengikuti program vaksinasi selama berpuasa guna mencegah penularan COVID-19.

“Vaksinasi COVID-19 yang dilakukan dengan cara suntik (injeksi) tidak membatalkan puasa,” kata Ketua Fatwa MUI KH. Asrorun Niam Sholeh.

Selain mengetahui hukum vaksin saat berpuasa, masyarakat juga perlu mengetahui manfaat vaksin.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menegaskan, tujuan atau manfaat dari vaksinasi ini adalah untuk memberikan perlindungan bagi tubuh agar tidak menimbulkan penyakit parah jika terinfeksi virus Covid.

“Jadi lebih baik sekarang kita segera vaksinasi dengan tujuan agar imunitasnya tinggi,” pungkasnya

[Gambas:Video CNBC]

(tarian chacha)


Baca Juga :  Himpunan