BPOM Ungkap 11 Produk Vitamin C Injeksi Ilegal, Ini Daftarnya

Jakarta, wsb – Saat ini, ada banyak klinik kecantikan yang menawarkan injeksi vitamin C dengan iming-iming manfaat mencerahkan kulit. Namun, Anda yang sering mendapatkan perawatan kecantikan jenis tersebut harus lebih waspada. Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan sejumlah produk vitamin C injeksi ilegal atau abal-abal yang beredar luas di online shop. 

“Saat ini masih ditemukan peredaran vitamin C injeksi ilegal (tanpa izin edar BPOM) dengan klaim untuk mencerahkan dan memutihkan kulit,” terang BPOM dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (22/9/2022).

Berikut contoh merek produk vitamin C injeksi ilegal yang ditemukan BPOM:

1. Bionic White Skin

2. Neutro Skin

3. Vitamin C + Kollagen (Rodotex)

4. V-C Injection

5. Vitamin C Daehan New Pharm

6. White C

7. Glutax

8. Aqua Skin Veniscy

9. Rio Rae Complezion 12

10. RNA+EGF

11. Miracle White Injeksi

Risiko Injeksi Vitamin C Menurut BPOM

BPOM menyebut tidak ada jaminan khasiat dari injeksi vitamin C yang populer di masyarakat. Justru, tindakan itu bisa menimbulkan risiko tertentu apabila dilakukan tanpa pengawasan dokter. 

“Tidak ada jaminan khasiat keamanan dan mutu produk. Meningkatkan risiko timbulnya efek samping obat. Meningkatkan risiko timbulnya infeksi apabila suntik vitamin C tidak dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berwenang,” pesan BPOM RI.

BPOM pun meminta masyarakat segera melaporkan jika masih menemukan produk vitamin C injeksi ilegal. Bisa langsung menghubungi sejumlah unit layanan pengaduan konsumen BPOM seluruh RI, salah satunya melalui 1500533 HaloBPOM.

Dikutip dari Healthline, efek samping injeksi vitamin C umumnya meliputi urine gelap, demam, sakit perut, hingga mata atau kulit kuning. Jika pasien disuntikkan dengan dosis tinggi serta memiliki riwayat penyakit ginjal, bukan tidak mungkin seseorang mengalami kerusakan ginjal.

Baca Juga :  BPOM Ungkap Bahaya BPA di Galon Isi Ulang, Bisa Picu Kanker!

Suntikan vitamin C dosis tinggi juga bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Karenanya, BPOM memastikan penggunaan injeksi vitamin C perlu diberikan dengan pengawasan dokter.

 

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Kinder Joy Negatif Salmonella, Boleh Dijual Lagi di Indonesia

(hsy/hsy)