Daftar Tamu Undangan di Pemakaman Ratu Elizabeth, Ada Jokowi?

Jakarta, CNBC Indonesia – Jenazah Ratu Elizabeth II akan dimakamkan pada 19 September 2022 mendatang, atau 10 hari setelah kematiannya. Saat ini, jenazah pemimpin Kerajaan Inggris yang berkuasa selama 70 tahun tersebut tengah disemayamkan di Gereja Westminster Abbey, London. 

Mengutip laporan BBC, prosesi pemakaman yang panjang akan dimulai dengan kebaktian di Westminster Abbey, iring-iringan dan prosesi militer di London, lalu upacara keluarga di sebuah kapel di Kastil Windsor.

Pemakaman Ratu Elizabeth awal pekan depan akan menjadi salah satu pertemuan bangsawan dan politisi terbesar yang diselenggarakan di Inggris selama beberapa dekade.

Undangan telah disebar selama akhir pekan, dengan sekitar 500 kepala negara dan pejabat asing diharapkan hadir.

Berikut adalah daftar tamu yang diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II:

1. Sejumlah anggota keluarga kerajaan di Eropa

Foto: Ratu Maxima dari Belanda (AP/Raad Adayleh)

Anggota keluarga kerajaan dari seluruh Eropa dijadwalkan hadir. Banyak dari mereka memiliki hubungan kerabat dengan Sang Ratu. 

Raja Belgia Philippe dan Ratu Mathilde telah mengkonfirmasi kehadiran mereka. Selain itu, Raja Willem-Alexander dan istrinya, Ratu Maxima, bersama ibunya, mantan ratu Belanda Putri Beatrix, juga akan datang. 

Raja Felipe dan Ratu Letizia dari Spanyol juga telah menerima undangan, begitu pula keluarga kerajaan Norwegia, Swedia, dan Denmark.

2. Presiden Amerika Serikat

Britain's Queen Elizabeth II, right, walks with US President Joe Biden during his visit to Windsor Castle, near London, Sunday June 13, 2021. (Chris Jackson/Pool Photo via AP)Foto: AP/Chris Jackson
Britain’s Queen Elizabeth II, right, walks with US President Joe Biden during his visit to Windsor Castle, near London, Sunday June 13, 2021. (Chris Jackson/Pool Photo via AP)

Gedung Putih telah mengkonfirmasi bahwa Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan hadir bersama dengan Ibu Negara Jill Biden.

Baca Juga :  Kalau Mau Tajir Melintir, Coba Tiru 8 Kebiasaan Triliuner

Ada spekulasi bahwa beberapa mantan presiden dan ibu negara, terutama Obama, juga kemungkinan menerima undangan pribadi.

3. Pemimpin negara-negara persemakmuran

Canadian Prime Minister, Justin Trudeau, speaks during a news conference at U.N. headquarters during the General Assembly of the United Nations in Manhattan, New York, U.S., September 26, 2018. REUTERS/Amr AlfikyFoto: Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau. (REUTERS/Amr Alfiky)

Para pemimpin dari seluruh Persemakmuran, di mana Ratu menjabat sebagai kepala untuk keseluruhan pemerintahannya, juga diundang. 

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah menerima undangan, demikian pula Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

4. Para pemimpin dunia lain

South Korean President Yoon Suk-yeol takes an oath during his inauguration in front of the National Assembly in Seoul, South Korea, May 10, 2022. Jeon Heon-Kyun /Pool via REUTERS       TPX IMAGES OF THE DAYFoto: Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol (Jeon Heon-Kyun /Pool via REUTERS)

Para pemimpin dunia lainnya juga disebut telah menerima undangan, termasuk Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, Presiden Italia Sergio Mattarella, serta Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-Yeol dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro juga telah mengkonfirmasi kehadiran mereka.

Selain itu, pemimpin dunia lain yang juga dijadwalkan hadir adalah Kaisar Jepang Naruhito, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Lalu, siapa yang tak diundang?

Tidak ada perwakilan dari Rusia, Belarusia, dan Myanmar yang diundang, kata wartawan BBC James Landle.

Hubungan diplomatik wsb Inggris dan Rusia telah rusak sejak serangan Rusia ke Ukraina. Juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pekan lalu dia “tidak mempertimbangkan” untuk menghadiri pemakaman.

Sementara itu, Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko diketahui adalah sekutu dekat Putin. 

Adapun dengan Myanmar, Inggris mengurangi kehadiran diplomatiknya di negara itu sejak kudeta militer pada Februari 2021.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Daftar Tamu di Pemakaman Ratu Elizabeth Hari Ini, Ada Jokowi?

(hsy/hsy)