Ini Dia 10 Negara Paling Rasis di Dunia, AS Paling Parah?

Jakarta, wsb – Kejahatan rasial atau rasisme menjadi salah satu kejahatan moral yang sudah sepatutnya tidak boleh dilakukan untuk mendiskriminasi bagi kelompok tertentu. Hal itu karena isu mengenai Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan alias SARA memang sangat sensitif jika masuk ke ranah diskriminasi.

Meski sudah banyak kampanye maupun gerakan untuk menanggulangi kejahatan ini, sayangnya masih banyak warga negara di dunia yang nampaknya masih melancarkan praktik rasisme.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah 10 Negara dengan warga yang paling rasis.

1. Amerika Serikat

Meski sering menggaungkan hak rasial seperti black lives matter atau hak kesetaraan gender, atau mungkin membela nilai LGBT, tidak membuat Amerika Serikat (AS) bebas dari rasisme. Banyak kasus kejahatan dan kematian terjadi didasarkan karena rasisme seperti penembakan Jacob Blake hingga kematian George Floyd di tangan polisi berkulit putih di tahun 2020.

2. Ukraina

Berbeda dengan AS, rasisme yang terjadi di Ukraina lebih menyudutkan kepada kaum etnis minoritas dan kaum LGBT. Human Right Watch mencatat bahwa serangan kebencian terhadap etnis minoritas biasanya dilakukan oleh individu dan organisasi sayap kanan.

3. Israel

Rasisme Israel dapat dilihat dari Undang-Undang Dasar atau Konstitusi yang menegaskan bahwa Israel adalah negara bangsa orang-orang Yahudi dan bahasa Ibrani sebagai bahasa resmi negara. Konstitusi yang berlandaskan satu kelompok atau ras khusus itu jelas menimbulkan provokasi untuk orang Arab dan Palestina.

4. Myanmar

Meski memiliki hingga 100 etnis, itu tidak menjamin negara ini bebas rasisme. Myanmar telah melakukan kekerasan dimana pemerintah militer melakukan diskriminasi kepada masyarakat muslim Rohingya. Mereka diperlakukan seperti warga negara kelas dua dan tidak diakui kenegaraannya serta tidak diberikan akses kesehatan, akses kesejahteraan dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Cara Sederhana Menghilangkan 'Bau Naga' di Bulan Puasa Ramadhan

5. Slovakia

Negara Slovakia adalah salah satu negara yang punya konstitusi yang menjamin hak asasi manusia di berbagai kegiatan bermasyarakat dan bernegara. Pun begitu, Slovakia tercatat sudah berkali kali melakukan rasisme kepada orang orang Roma. dan gerakan anti semitis lainnya.

6. Uni Emirat Arab

Negara dengan mayoritas penduduk muslim ini masih berjuang menghadapi rasisme di negaranya. Pasalnya, Organisasi hak asasi manusia Internasional telah berulang kali menghukum negara UEA karena melakukan diskrimnasi dan kekerasan terhadap pekerja migran TKW/I dari Asia Selatan, Asia Tenggara dan Filipina.

7. Sri Lanka

Negara kecil yang terkenal dengan hasil lautnya yang melimpah ini masih memiliki PR terhadap isu rasisme. Contohnya, perang yang berakhir tahun 2009 masih menyisakan konflik wsb masyarakat Sinhala dengan populasi minoritas tamil dan muslim. Selain itu, pada Desember 2020, para kritikus menuding bahwa pemerintah dan media negara itu telah memprofilkan komunitas Muslim sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pandemi COVID-19.

8. Saudi Arabia

Laporan Departemen Luar Negeri AS menuding bahwa kasus diskriminasi terhadap minoritas nasional, ras dan etnis masih terjadi di negara Arab Saudi. Banyak kasus diskriminasi dan pelanggaran HAM yang menimpa para pekerja migran di negara itu, termasuk dari Indonesia.

9. Serbia

Sama seperti Slovakia, negara Serbia merupakan negara yang masih berjuang menghadapi rasisme khususnya rasisme terhadap orang orang Roma.

10. Qatar

Tindak kekerasan dan ketidakadilan terhadap pekerja migran sering terjadi dan terus menjadi sorotan di Qatar. The Guardian melaporkan bahwa lebih dari 6.500 pekerja migran tewas saat membangun fasilitas untuk Piala Dunia 2022 sejak Qatar memenangkan hak untuk menggelar kompetisi.

[Gambas:Video CNBC]

Baca Juga :  Ini Alasan Jasad Ratu Elizabeth II Tak Dikubur di Bawah Tanah

(pgr/pgr)