Mencium Suami Akan Membatalkan Puasa? Cek Disini Bunda!

Jakarta, wsb – Inti dari puasa bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tapi juga menahan diri dari segala keinginan yang membatalkannya dari terbit hingga terbenamnya matahari. Oleh karena itu, selama puasa, umat Islam dilarang melakukan hubungan seksual bahkan dengan pasangan yang sah karena dapat membatalkan ibadah mereka.

Lalu, apa hukumnya jika hanya mencium suami atau istri?

Anggota Bagian Fatwa dan Pengembangan Bimbingan Pimpinan PP Muhammadiyah Tarjih dan Majelis Tajdid, Lailatis Syarifah menjelaskan bahwa berdasarkan hadits shahih; Aisyah, istri Nabi, mengatakan bahwa Nabi Muhammad pernah menciumnya ketika dia sedang berpuasa.

Aisyah pernah berkata, “Rasulullah SAW pernah mendekatiku untuk menciumku, lalu aku berkata, “Aku puasa”, lalu dia berkata, “Aku juga puasa”, lalu dia menciumnya. Saya”. (HR. An-Nasa`i).

“Berdasarkan hadits, dapat dipahami bahwa yang dimaksud adalah ciuman wsb suami dan istri tidak membatalkan puasa,” kata Lailatis, dikutip dari HaiBunda, Selasa (12/4/2022).

Yang perlu diingat, ciuman di sini hanyalah ungkapan kasih sayang dan tidak memberikan rangsangan seksual. Sebab, jika ciuman memicu keluarnya mani atau sperma, maka puasanya batal.

Kesimpulannya, Anda bisa tetap bersahabat dengan pasangan sah selama bulan puasa asalkan tidak terbawa nafsu untuk berhubungan intim.

Informasi lebih lanjut >>> di sini.

[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)


Baca Juga :  Himpunan