Rihanna debut sebagai orang terkaya dunia, ini dia lini bisnisnya

Jakarta, wsb – Penyanyi Rihanna untuk pertama kalinya dalam sejarah dalam daftar orang terkaya dunia tahun 2022 versi Forbes. Diva R&B dunia ini resmi bergabung dengan jajaran selebriti lain yang sudah lebih dulu masuk daftar, seperti Kim Kardashian, Kanye West, dan Jay-Z.

Rihanna menjadi salah satu orang kaya baru untuk kelas miliuner dunia. Ia berhasil menjadi orang super kaya pertama dari negara asalnya, Barbados.

Tak hanya itu, wanita kelahiran 20 Februari 1988 ini juga dinobatkan sebagai musisi wanita terkaya di dunia untuk tahun ini. Ia dikabarkan memiliki kekayaan bersih US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp. 24,3 triliun. Nilai kekayaan ini berhasil menempatkan Rihanna di urutan 1.729 dalam daftar 2.000 orang terkaya di dunia pada tahun 2022.




Foto: Rihanna (Instagram / badgalriri)
Rihanna (Instagram / badgalriri)

Dari mana kekayaan Rihanna berasal?

Pundi-pundi kekayaan pelantun “Payung” itu tak hanya didapat dari kiprahnya sebagai penyanyi. Rihanna juga menghasilkan banyak uang dari Fenty Beauty, merek kecantikannya, serta sahamnya di perusahaan pakaian dalam Savage x Fenty.

Memiliki jutaan pengikut di media sosial, Rihanna dengan mudah menarik perhatian para penggemarnya ketika dia meluncurkan Fenty Beauty pada tahun 2017. Dia ikut mendirikan perusahaan dengan perusahaan Prancis LVMH.

Fenty Beauty sendiri mengusung konsep inklusif yang juga merepresentasikan kepribadian Rihanna. Brand kecantikan ini meluncurkan make-up base atau foundation yang hadir dalam 50 warna karena Rihanna ingin mengakomodasi banyak wanita dengan warna kulit berbeda.

Semua produk Fenty Beauty laris manis di pasaran. Pada tahun 2020, Fenty Beauty menghasilkan pendapatan lebih dari $550 juta. Penjualan mereka bahkan telah melampaui merek kecantikan selebriti lainnya seperti Kylie Jenner’s Kylie Cosmetics dan KKW Beauty milik Kim Kardashian West.

Sementara itu, perusahaannya yang memproduksi pakaian dalam wanita, Savage x Fenty, baru-baru ini mengumpulkan dana ratusan juta dolar. Dengan suntikan dana tersebut, perseroan akan memperluas pasar yang lebih luas.

[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)


Baca Juga :  Himpunan