Riset Sebut Orang Alergi Makanan Aman dari Covid, Kok Bisa?

Jakarta, wsb – Alergi makanan bisa menjadi gangguan dan bahaya kesehatan yang serius. Namun, ada satu keuntungan bagi orang yang memiliki alergi makanan, yakni mereka mungkin lebih terlindungi dari Covid-19.

Sebuah studi yang didanai oleh National Institutes of Health (NIH) di Amerika Serikat telah menemukan bahwa orang dengan alergi makanan, lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi SARS-CoV-2, dibandingkan orang yang tidak memiliki alergi.

Studi Human Epidemiology and Response to SARS-CoV-2 (HEROS) meneliti lebih dari 4.000 orang di hampir 1.400 rumah tangga di AS.

Bersama dengan alergi makanan, studi ini melihat efek obesitas, indeks massa tubuh tinggi (BMI), asma, dan bagaimana virus mempengaruhi anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Para peneliti menemukan mereka yang memiliki alergi makanan yang dilaporkan sendiri dan didiagnosis oleh dokter memiliki risiko 50 persen lebih rendah untuk terinfeksi virus corona daripada mereka yang tidak alergi makanan, demikian dikutip dari Euro News, Minggu (5/6/2022)

Hipotesis mereka, orang dengan alergi makanan, mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena virus karena mereka cenderung makan di luar lebih sedikit daripada yang lain.

Namun, para peneliti menemukan bahwa rumah tangga dengan anggota keluarga yang memiliki alergi makanan hanya memiliki tingkat paparan komunitas yang sedikit lebih rendah daripada yang lain.

Tina Hartert, seorang profesor kedokteran dan pediatri di Vanderbilt University School of Medicine di Nashville, dan salah satu peneliti, berspekulasi bahwa peradangan tipe 2 yang merupakan karakteristik dari kondisi alergi, dapat mengurangi kadar protein yang disebut reseptor ACE2 pada permukaan sel saluran napas.

Coronavirus menggunakan reseptor ini untuk memasuki sel, sehingga kelangkaannya dapat membatasi kemampuan virus untuk menginfeksi.

Baca Juga :  Cara Mudah Bedakan Anda Terinfeksi Covid BA.4 atau BA.5

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


8 Gejala Omicron Paling Umum pada Orang yang Sudah Divaksin

(dem)